Fenomena Nikah Sirri

Pengertian Nikah sirri yang saya ketahui adalah nikah secara agama Islam saja, belum tercatat di catatan sipil negara di KUA. jadi syarat rukunnya nikah, sudah terpenuhi dalam Islam. Nikah sirri dalam budaya di lingkungan kita juga dipahami sebagai nikah diam-diam atau bahasa jawanya “menengan”, tidak ramai-ramai seperti ada kondangan dan resepsi yang terbuka bagi masyarakat. nikah sirri di identikkan hanya keluarga saja yang mengetahuinya.

Nikah sirri juga marak dilakukan dalam rangka “katanya” menghindari kumpul kebo, baru kemudian resepsi dan syukuran.

Namun nikah sirri, juga ada yang kurang bagus pada konteks dan orang tertentu. Yaitu nikah sirri yang dilakukan dalam rangka “berpoligami”.

Sering saya mendengar dan menyaksikan, bahwa poligami yang dilakukan para lelaki di lakukan dengan sirri. memang Islam memperbolehkan lelaki berpoligami atau beristri sampai 4. begitu juga peraturan negara UU tentang poligami yang membolehkan orang beristri lebih dari satu. salah satu persyaratannya yang saya pernah dengar di UU poligami adalah harus mendapat persetujuan istri pertama jika suami mau menikah lagi. jika tidak menadapat persetujuan alias memaksa, maka tidak terpenuhi unsur syaratnya.

artinya, peraturan secara kenegaraan tidak melarang untuk poligami. Namun, kebiasaan dari banyak orang dilingkungan kita poligami banyak dilakukan dengan sirri, hanya “sah” menurut Islam. istri ke 2 sampai ke 4 bisa jadi tidak tercatat dalam catatan pernikahan negara (KUA). dari kacamatan warga negara yang baik, ini kurang bijaksana. secara Islam, barangkali no problem.

Satu hal lagi, kebiasaan yang menurut saya buruk adalah nikah sirri banyak dilakukan dengan penuh masalah. mulai dari istri pertama tidak mengizinkan tetapi suami memaksanya dengan berbagai alasan sampai pada nikah sirri secara kucing-kucingan dengan tidak diketahui isteri pertama atau sebelumnya. di kota ini punya istri, dikota lain juga punya istri.

yang saya ketahui, mereka yang berpoligami adalah para lelaki yang kaya (pengusaha) dan para kyai yang mapan. kalau istri-isteri para kyai cenderung rukun, ini di karenakan kyai “mungkin” lebih banyak tahu agama, bisa ngemong terhadap istrei-isterinya. dan sebelumnya meminta izin berpoligami pada isteri terdahulunya.

namun saya juga sering mendengar para pengusaha kaya yang mempunyai banyak isteri, sering ribut melulu antara isteri satu dengan isteri lainyya. mulai dari persoalan kecemburuan kesejahteraan yang dia terima sampai pada kecemburuan pembagian soal waktu. biasanya, isteri pertama mendapat jatah waktu bersama paling banyak. memang, ini tidak bisa di generalisir persoalan nikah sirri dan poligami ini. barangkali, pada orang yang berbeda, berbeda pula keadaanya. dari sisi menghindari zina, memang bagus nikah siri itu. tapi belum tentu bagus dalam sudut pandang yang lain.

saya sebagai umat Islam sangat menghargai mereka para lelaki yang mau berpoligami dan wanita yang mau di poligami. namun demikian, jika nikah sirri dan poligami banyak menyisakan masalah, mendingan tidak usah poligami. satu saja sudah cukup. Islampun mengajarkan demikian. Boleh beristeri sampai 4, namun kalau khawatir tidak mampu dan adil, diperintahkan cuma satu.

bagi perempuan, hendaknya harus benar-benar tulus. jangan dibibir dia mau dipoligami, tetapi hatinya tidak rela berbagi suami. lebih baik dari awal dia katakan sejujurnya dari hati, bahwa tidak rela di madu.

bicara poligami, memang rumit. yang tidak rumit adalah satu isteri saja sudah cukup, dan banyak membawa ketenangan dunia dan akherat.

bagi para lelaki, jika anda berpoligami atas dasar hawa nafsu, maka anda telah menyalahi sunnah Nabi SAW. karena Nabi SAW berpoligami bukan atas dasar nafsu seksual. tetapi atas dasar ibadah, menolong janda-janda, dll. dan Nabi tentunya sudah di jamin “ma’sum”, artinya di jamin adil.

Meninggalkan poligami, jauh lebih baik daripada poligami menyisakan banyak masalah. dalam kenyataanyya, mayoritas wanita tidak mau berbagi suami. jangan gunakan agama sebagai tameng. dengan niat ibadah tentu baik-baik saja. tetapi kalau niat memenuhi hawa nafsu seksual semata, maka hanya kepada Allah lah dia bertanggung jawab.

wassalam.

Audisi Kabinet SBY

Selamat untuk Bapak SBY dan Budiono telah di lantik menjadi Presidan dan Wakil Presiden RI 2009-2014. Semoga Indonesia jauh lebih baik dari sebelumnya. kesejahteraan guru juga meningkat, terutama guru swasta, Semoga.

Kabinet Indonesia Bersatu 2 juga sudah dilantik. Sebelumnya malah diadakan semacam audisi calon menteri. Audisi kabinet, begitulah istilah yang di buat oleh para pemburu berita di media masa cetak dan televisi.

Audisi kabinet SBY menjadi sorotan banyak kalangan, karena merupakan hal yang baru. Pada periode SBY 1, jabatan menteri tidak ada seleksi calon menteri. Mungkin, SBY berbekal pada pengalaman yang lalu, diadakanlah audisi calon mneteri. pengalaman masa lalu tentang menteri-menterinya adalah mulai dari yang sering sakit-sakitan sampai kementerian yang kurang efektif.

Audisi calon menteri, walaupun tidak membuat kaget masyarakat karena mayoritas adalah menteri lama, namun merupakan budaya yang baik.

Terlepas dari analisa banyak pengamat yang mengatakan bahwa audisi calon menteri tidak leih dari persoalan bagi-bagi kursi menteri kepada parpol, perorangan yang telah mendukungnya, ini bisa menjadi contoh pada Presiden setelahnya besok. bahwa tidak hanya persoalan kesehatan, umur saja. tetapi persoalan kredibelitas, kesiapan mental juga harus di miliki oleh calon menteri.

Hal di atas merupakan kegiatan baru presiden terpilih di Indoensia. walaupun pengangkatan menteri adalah hak Presiden, nampak seperti hak itu tidak privat lagi. yah apapun prosesnya penyusunan kabinet itu, semoga Indonesia kedepan lebih baik.

selamat buat Bapak SBY, presidenku. Lanjutkan!, lebih cepat lebih baik dalam memperbaiki Ekonomi Kerakyatan.

Membiasakan Berkerudung

Guru SMK Batik berjilbab

Guru SMK Batik berjilbab

Menutup aurat bagi wanita kecuali muka dan telapak tangan wajib hukumnya dalam Islam. termasuk, menutup rambut. berkerudung, biasanya juga di susul dengan memakai rok, celana panjang. sehingga lebih dikenal dengan sebutan berjilbab. berkerudung, tidak di ikuti dengan memakai rok panjang jelas akan terlihat lucu. diikuti dengan memakai rok panjang, rasanya lebih sedap di pandang mata. Baca selebihnya »

Halal Bihalal

Halal BihalalYuk Bersalaman Hari kemarin (Senin 28 Sept 2009) adalah hari masuk sekolah termasuk SMK Batik Sakti 1 Kebumen. Sudah menjadi tradisi setiap tahunnya di hari pertama masuk sekolah pasca liburan lebaran sehari penuh hanya diisi dengan acara halal bihalal. di sekolah kami, ada du kegiatan. pertama, kegiatan bersalaman di awali dengan kultum di lapangan sekolah oleh kepala sekolah tentang perlunya Baca selebihnya »

Kronologi Penggerebekan Teroris di Solo

VIVAnews – Noordin M Top bersama tiga teroris lainnya tewas dalam penggerebekan di Kampung Kepohsari, Jebres, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah. Bagaimana polisi melumpuhkan mereka. Baca selebihnya »

Pemborosan pelantikan anggota DPR

Ada yang salah kaprah dalam penggunaan anggaran negara kita. mudah-mudahan kedepan sudah tidak lagi. yaitu, diwaktu pelantikan anggota DPR dan DPRD. kabarnya, dan banyak media mengatakan bahwa pelantikan anggota dewan juga dialokasikan dari APBN. tentu wajar bila acara pelantikan membutuhkan biaya. namun, harus mendai catatan, bahwa biaya tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan acara yang punya gawe yaitu institusi yang melantik. yang ironis dan harus dihilangkan adalah, anggota dewan terlantik, sebelum dilantik harusnya tidak menggunakan fasilitas negara misalnya pemberian seragam jas, kamar hotel menginap. pemberian kedua fasilitas ini merupakan korupsi yang kaprah dan harus di luruskan. sebelum dia terlantik, sekali lagi-mestinya tidak menggunakan uang negara. dan pemberian jas dan kamar hotel bagi calon anggota DPR adalah kegiatan sebelum ia resmi jadi anggota DPR dalam arti pelantikan adalah awal dari resimnya jadi anggota dewan. jas yang seragam, saya kira tidak perlu, karena mereka untuk kampanye saja habis ratusan juta dengan mudahnya, masa untuk beli jas dan kamar hotel saja harus di biayai negara. ini pembelajaran yang tidak baik jika terus di lanjutkan.

Tradisi Bermaafan di hari Lebaran

Saling bermaafan di hari lebaran idul fitri merupakan tradisi yang baik. walaupun mungkin ada yang mengatakan bermaafan di hari lebaran tidak ada tuntunannya karena telah menghususkan waktunya, saya kurang sependapat. bermaafan atau meminta maaf dan memberi maaf memang diperintahkan dalam Islam, nah salah satu waktunya di waktu lebaran idul fitri, jadi di balik saja dengan pendapat yang tidak cocok di atas. terlebih, bermaafan di lakukan dengan saudara kita yang baru mudik dari rantau, dan juga tradisi bermaaf-maafan dengan keliling warga desa atau tetangga kita. saya kira merupakan hal yang baik. mungkin di arab sana tidak ada tradisi sungkeman, barangkali hanya di Indonesia. tetapi ya itulah Indonesia yang kaya akan budaya dan tradisi, tentu tradisi yang di balut dengan nilai-nilai Islam.

Tradisi Mudik Lebaran

Asnaful faizah, SPd.I

Asnaful faizah, SPd.I

Momentum Ramadhan dan lebaran benar-benar membawa rezeki untuk semua orang, termasuk mereka yang non muslim ikut naik pendapatan ekonominya. terlepas dari perdebatan perilaku konsumerisme yang membudaya, nyata-nyata ramadhan membawa dampak baik bagi perputaran ekonomi. terutama perputaran ekonomi para pedagang dadakan, dan pedagang mapan lainnya.

begitu juga lebaran, begitu menghiasai layar kaca televisi dan media yang lebih dikenal dengan istilah berita mudik dan arus balik. sudah menjadi kebiasaan bagi mereka yang merantau melancong ke ibukota, kota besar lainnya di Indonesia sebagai basis kekuatan ekonomi bahkan mereka yang merantau jadi TKI banyak yang pulang.

kepulangan mereka tidak hanya sekedar karena libur panjang di tempat mereka bekerja. tetapi, semangat pulang kampung ingin bertemu sanak saudara, bermaaf maafan menjadi kepuasan tersendiri setelah mereka setahun bekerja dan tidak berkumpul dengan keluarga besarnya di desa atau kampung. terlebih, orang mudik biasanya bagi-bagi uang baru, bagi-bagi barang lainnya. alhasil, perputaran ekonomi yang semula berpusat di ibukota, dalam waktu yang serentak uang di ibukota banyak di boyong ke daerah bahkan desa. dari yang tadinya makan biasa, dengan keluarga mereka yang pulang jadi makan yang istimewa, paling tidak opor ayam. dan hal ini dilakukan banyak orang secara serentak. luar biasa, berapa nilai perputaran uang di waktu lebaran…,

terlepas dari pengaruh negatif atas budaya kota yang mereka bawa ke desa, mudik merupakan hal yang baik, setidaknaya hal yang wajar. hal ini karena beberapa kemanfaatana yang ada misalnya, mudik dalam rangka ingin bertemu sanak saudara, ingin bermaaf-maafan, bagi-bagi rejeki, menjaga tali persaudaraan, dll. dari kegiatan seperti ini, tentu merupakan hal yang bagus.

Nyekar Makam di hari lebaran

Asnaful faizah

Asnaful faizah

Tradisi ziarah kubur juga dilakukan banyak orang terutama mereka para perantau yang mudik di waktu lebaran Idul Fitri. banyak dari mereka menyempatkan diri ziarah kubur ke makam orang tuanya, sanak saudaranya. saya memandang hal tersebut merupakan hal yang positif saja, asal dilakukan denganniat yang benar. niat yang benar setidaknya adalah;
1. Berziarah kubur dengan niat mengingat Allah SWT akan kematian kita.
2. Mendokan orang tua kita, sebagai aplikasi”doa anak yang shaleh kepada orang tuanya”
3. Berziarah tidak untuk meratap, meminta berkah kepada yang sudah mati. berziarah, mendoakan kepada yang sudah mati tentu berbeda dengan berziarah meminta berkah yang sudah mati. jika ada, inilah yang harus diluruskan, bukan di generalisasikan bahwa peziarah kubur itu sesat tidak ada tuntunannya. mengingat akan kematian kita dengan melihat makam orang mati menurut saya lebih baik dari pada tidak mengingat akan kematian kita. jadi, ketika seseorang dirantau sana tidak dibenarkan hanya ingat kepada dunia saja. diperintahkan untuk juga ingat kepada akheratnya, jika ingat akan mati paling tidak akan memotivasi untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

pendapat yang mengatakan bahwa ziarah kubur itu perbuatan sesat saya kira terlalu berlebihan. karena diniati dengan niat yang baik, setidaknya niat yang wajar. apakah hanya dengan ziarah kubur yang merupakan ikhtilaf, rukun iman kita menjadi batal? saya kira batal-dan tidak batal bukan urusan kita.

hadits nabi SAW;
ألسلام عليكم دار قوم مؤمنين وإنا ان شاء الله تعالى بكم لاحقون

“Semoga keselamatan ataskamu wahai kaum mu’minin yang ada di alam kubur,
Insya Allah kami akanmenyusul.”

setidaknya, ini dalil yang menunjukkan bahwa Nabi SAW juga mendoakan yang telah mati ketika melewati, memasuki wilayah pekuburan. wallahu a’lam.

Lailatul Qadar di malam Ramadhan

Asnaful Faizah

Asnaful Faizah

Suart Al Qadr
1.Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam Qadar
2.Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu
3.Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu malam
4.Pada malam itu turun para malaikat
dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannnya untuk mengatur semua urusan
5.Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar

Malam Qadar mempunyai beberapa arti diantaranya malam kemuliaan, karena pada malam itu permulaan di turunkannya alquran dan Lauh Mahfudz kepada nabi Muhammad SAW. (QS: 97:1-5, Syamil Quran, Departemen Agama RI, 2007:598)

Sebagian keterangan tentang Waktunya:
Hadits ‘A`isyah RA, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau bersabda:
تَحَرَّوْا (وَفِيْ رِوَايَة: اِلْتَمِسُوْا) لَيْلَةَ القَدْرِ فِي الوِتْرِ مِنَ العَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah Lailatul Qadr di malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhariy no.2017 dan Muslim no.1169)
اِلْتَمِسُوْهَا فِي العَشْرِ الأَوَاخِرِ (يَعْنِي لَيْلَةَ القَدْرِ) فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ البَوَاقِي
“Carilah di sepuluh hari terakhir, jika salah seorang di antara kalian tidak mampu atau lemah maka jangan sampai terluput dari tujuh hari sisanya.” (HR. Muslim no.1165)

“Aku keluar untuk mengkhabarkan kepada kalian tentang Lailatul Qadr, tetapi fulan dan fulan berdebat hingga diangkat (tidak bisa lagi diketahui kapan kepastian lailatul qadr terjadi), semoga ini lebih baik bagi kalian, maka carilah pada malam 29, 27 dan 25.” (HR. Al-Bukhariy 2023)

Bagaimana Mencari Lailatul Qadr?
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa shalat malam/tarawih (bertepatan) pada malam Lailatul Qadr dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhariy 38 dan Muslim no.760)

Diriwayatkan dari ‘A`isyah, dia berkata: Aku bertanya: Ya Rasulullah, apa pendapatmu jika aku tahu kapan Lailatul Qadr (terjadi), apa yang harus aku ucapkan? Beliau menjawab: “Ucapkanlah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahmumma Innaka ‘Afuwwun Karim, Tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘Anni. Artinya: “Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. At-Tirmidziy 3760 dan Ibnu Majah 3850, sanadnya shahih)

Dari ‘A`isyah berkata:
“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila masuk pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh serta mengencangkan kainnya (yaitu menjauhi istri-istrinya untuk konsentrasi beribadah dan mencari Lailatul Qadr).” (HR. Al-Bukhariy no.2024 dan Muslim no.1174)

Tanda-tanda Lailatul Qadr:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Pagi hari malam Lailatul Qadr, matahari terbit tidak ada sinar yang menyilaukan, seperti bejana hingga meninggi.” (HR. Muslim no.762)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Malam Lailatul Qadr adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, dan keesokan harinya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan.” (HR. Ath-Thayalisiy 349, Ibnu Khuzaimah 3/231 dan Al-Bazzar 1/486, sanadnya hasan)

Wallahu A’lam Bimuradih