Dulu, saya juga belajar di SMK Batik Sakti 1 Kebumen, alumni angkatan 1998. setelah tamat dari SMK saya bgerkeinginan kuliah di Jogja atau Semarang. namun apa daya biaya tak mendukungnya. akhirnya saya kulaih di perguruan tinggi lokal Kebumen STAINU Kebumen, dulu beralamat di Jl Kusuma, sekarang di Jalan Tentara Pelajar kebumen dengan gedung yang sudah memadahi. saya berprinsip, walau kuliah di perguruan tinggi lokal yang penting adalah niat kita dalam belajar yaitu menghilangkan kebodohan dan niat mencari ilmu. asal mau belajar, saya berkeyakinan pasti bisa, apapun yang kita pelajari. perguruan tinggi bonavid memang diakui lulusannya pinter-pinter dan cerdas-cerdas walaupun tidak menjamin. Tetapi, perguruan tinggi lokal ditambah swasta juga selaykanya kita bangga. siapa lagi yang mau membesarkan perguruan tinggi lokal kalau bukan masyarakat setempat itu sendiri. dalam peraturan sisdiknas tidak ada dikotomi dalam pelaksanaannya antara yang swasta dan negeri. sudah selayaknya perguruan tinggi swasta mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah. disamping merupakan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraannya juga jumlahnya yang sangat banyak di Indonesia ini. saya berprinsip, asal mau selalu belajar, kuliah di manapun rasanya sama saja.
di tahun 2003, saya masuk ke SMK batik Sakti 1 Kebumen menjadi guru. saya juga merasa prihatin terhadap belum hilangnya dikotomi antara sekolah negeri dan swasta, antara guru negeri dan swasta. padahal, dalam pelaksanaan proses belajar mengajar–sama saja. yang membedakanya adalah status sosial. semoga kedepan sekolah swasta tidak di bedakan perhatiannya oleh pemerintah dengan sekolah negeri. begitu juga guru negeri dan swasta. keduanya sama-sama di tuntut untuk profesional. ini di tengarahi dengan peraturan tentang sertifikasi, dimana didalamnya tidak hanya mengatur tentang tunjangan honor guru tetapi tuntutan profesional dalam mengajar. kelemahan dari undang-undang berkait sertifikasi adalah tidak adil dalam memperlakukan institusi guru atau pengajar. UU sertifikasi tidak hanya menguntungkan guru swasta, namun guru negeri juga dua kali lipat dari sisi kesejahteraannya. semoga kedepan, dikotomi antara sekolah negeri-swasta, guru PNS-swasta hilang dengan adanya peraturan baru yang lebih adil, Semoga.


Assalamu’alaikum
Salam kenal ibu faizah, Jangan lupa kapan2 Berkunjung kesini
salam kenal mbakyu..
Assalamu’alaikum Mbak Faizah,
salam kenal.
wah, hebat ya Mbak semangat belajar memang harus dihidupkan terus.
Seperti Rasulullah berkata, carilah ilmu sampai liang lahat.
Salam.
Assalaamu’alaikum
Salam kenal dan senang dapat mengenali mbak yang juga seorang guru. Terima kasih sudah mampir ke laman saya. laman ini punya potensi menarik untuk memuatkan info-info yang membantu pembangunan modal insan yang mulia. Mudahan usaha pembelajaran kita di terima Allah swt. Salam mesra dari Bangi, Selangor, Malaysia.
Salam persaudaraan kembali. semoga jalan-jalan dan saling singgah di rumah maya ini membawa manfaat dan berkah.
terima kasih atas sudi mampirnya. jangan bosan.
satu lagi saya menemukan tulisan guru yang bagus…
semoga saja semakin banyak guru yang mau menulis, entah di media mana pun termasuk media blog.
btw, tetanggaan sama mas badruz ya bu?
tepatnya, tetangga sangat deka gust. he..he..
Salam kenal Mbak Faizah…
[seorang sahabat di kantor juga asal Kebumen, tetapi cuma pulang pas lebaran saja sekarang ini ...nanti kutanya-tanya soal Kebumen padanya]
di Kebumen juga banyak makanan enak dan terkenal, dan melegenda. dalam waktu yang lama, bahkan sangat lama warung makan rakyat bertahan. seperti sate ambal, mie ayam terminal bodol, ayam bawang pejagoan, dll. ini semua dekat dengan kota. mbok sewaktu2 ke daerah Jateng, mampir ke kebumen, cicipi masakannya..enak pak iksa….
Sukses selalu Mbak Asna
Mencerdeskan bangsa adalah pekerjaan mulia.
Alhamdullilah Kita bergerak di bidang yang sama (mencerdaskan bangsa).. tapi beda cara dan pendekatan saja.
Salam Hangat
Tanks kunjungannya. semoga dengan niat ibadah, mendapat Ridha Allah SWT.
Wah saya nemu Guru NgeBlog lagi nih …
Salam kenal saya Ibu
Assalamualaikum…
Makasih mbak dah mampir ke rumah saya……. saya setuju sama mbak, mencari ilmu untuk kebaikan tidak harus dinilai dari mana memperolehnya. Yang penting output-nya ya mbak…kualitas pribadi yang dihasilkannya
tul mba. niat dan mengupayakan agar apa yang di dapat bermanfaat bagi orang lain. sudah lebih dari cukup, selanjutnya, selalu belajar tentang apapun itu yang di ridhai Allah SWT, ilmu dunia dan akherta..
Assalammualaikum wr wb..
Apa kabar bu? Semoga sehat terus,makasih ya bu sudah main ke blog saya..maaf juga kalau sy bru sempat membalas kunjungannya..soalnya sy jarang online hehehe insya allah sy akan sering2 mampir.. Sukses terus buat bu
Asna
Assalamualaikum, bu guru….
salam kenal…
Assalamu’alaikum….
salam kenal, blog yg bgus….
kunjungi jg blog sa
ya….
http://ariefien.co.cc/
asalamualaikum bu saya ari alumni basasa 2008
ibu saya jdi kangen ma basasa tetap maju basasa
Assalamu’alikum
bapak ibu Guru ku semua… semoga keberkahan dan kesejahteraan selalu melingkupi kalian semua…. amin.
saya lulusan tahun 2007
mantep bu,, proud of you senior